KAJIAN KEBUDAYAAN MANUSIA PADA ABAD PERTENGAHAN

Nama     : Firli Dimas Adhiguno

NPM       : 32412975

Kelas     : 1ID01

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR

Eropa

Lokasi ideal untuk membangun suatu kota atau desa

a. Letaknya dekat dengan suatu kastil

Jika kota/desa dekat dengan suatu kastil, maka anda akan mendapatkan perlindungan dari para prajurit dan ksatria di dalamnya. Aman dari para penjarah dan penjahat tentu saja. Selain itu, dapat menarik banyak pedagang untuk melakukan transaksi di sana, dan tentu saja bisa menarik lebih banyak penduduk di sana. Banyak penduduk tentu makin banyak pajak yang bisa ditarik. Jika penduduk tak mendapatkan perlindungan, maka mereka bisa meninggalkan kota itu kapan saja.

b. Terletak di area tinggi

Jika kota/desa itu terletak di area yang lebih tinggi, maka ada kelebihan yang bisa didapat. Anda akan lebih mudah melihat musuh yang datang dari kejauhan. Maka dapat melakukan persiapan lebih matang jika musuh menyerang. Selain itu, dengan letaknya yang tinggi, musuh akan lebih sulit menyerang.

c. Dekat dengan sumber air

Air adalah elemen penting kehidupan. Sangatlah baik jika kota/desa dekat dengan sungai, maka warga anda akan lebih mudah mengambil air, dan tentu lebih mudah mendapat suplai air bersih. Selain itu, sungai yang lebar dengan arus yang deras berfungsi sebagai benteng alam yang melindungi dari serangan musuh.

d. Dekat dengan sumber alam

Untuk membangun rumah, maka diperlukan batu-batu dan kayu, Batu selain lebih kuat dari serangan musuh, dapat juga dipakai untuk tembok pelindung, dan juga sebagai senjata. Kayu selain mudah dimanfaatkan, juga berguna untuk membuat api di tungku. Kayu juga bisa menjadi senjata dan menjadi berbagai peralatan seperti palu dan kapak.

e. Tanah yang gembur dan subur

Tentu selain sumber air, makanan adalah yang penting untuk manusia. Makanan bisa didapat dari alam, misalnya memburu hewan atau memancing. Namun perlu juga menanam berbagai sayuran dan tumbuhan lainnya. Gandum adalah makanan pokok masyarakat saat itu, sama seperti nasi untuk kita. Tanah yang subur tentu akan membuat menanam lebih mudah.

Rumah

a. Rumah para bangsawan

Rumah Tudor ini memiliki atap yang terbuat dari jerami atau ilalang yang ditumpuk-tumpuk di atas rangka atap. Rumah Tudor juga memiliki jendela dan cerobong asap. Namun hanya rumah-rumah Tudor yang dimiliki oleh yang amat kaya yang memiliki jendela dari kaca. Kaca saat itu sangatlah mahal. Jika tidak mampu membeli kaca, maka sebagai penggantinya dipakailah kayu yang bisa dibuka dan ditutup. Rumah ini biasanya memiliki lebih dari 1 lantai.

b. Rumah para rakyat biasa

Awalnya, rumah rakyat biasa hanya terbuat dari ranting kayu, atau jerami, atau dari lumpur. Mereka tidak mampu membayar orang untuk membangun rumahnya, maka mereka sendirilah yang membangunnnya. Hanya ada satu ruangan, dan juga termasuk tempat menaruh hewan mereka.

Namun pada tahun 1348, wabah Black Death yang menewaskan banyak warga membuat turunnya populasi, dan menyebabkan makin sedikitnya orang yang bisa menggarap lahan sang kaya raya. Sehingga akhirnya, para tuan tanah itu membayar lebih mahal, karena upahan makin sedikit dan langka. Karena bertambahnya jumlah pemasukan mereka, para rakyat ini mampu membangun rumah yang lebih baik lagi yang terbuat dari Wattle and Daub.

Wattle and Daub di sini adalah rumah yang terbuat dari kayu-kayu yang dilapisi/dilumuri oleh campuran air, tanah, tanah liat pasir, dan jerami. Kemudian ditutupi oleh lumpur, dan jika mengering nanti, akan menjadi dinding yang lebih keras.

Kehidupan Masyarakatnya dan pembagian kelas :

Rakyat biasa pada abad pertengahan, mereka terbagi atas kasta-kasta tertentu dan memakai sistem mengabdi kepada sang pemilik tanah :

1. orang-orang bebas

Mereka berjumlah sangat sedikit, mereka membayar dan menyewa tanah kepada sang pemilik tanah, dan mereka hanya memiliki sedikit atau tidak ada sama sekali kewajiban yang harus mereka lakukan kepada sang tuan tanah

2. petani/cottars

Mereka memiliki sebuah rumah yang mereka sewa dari tuan tanah, dan memiliki tanah milih tuan tanah yang harus mereka garap.

Dalam masyarakat abad pertengahan, seorang anak akan tinggal bersama keluarga mereka, namun karena wabah penyakit yang menyebabkan anggota keluarga anak itu meninggal, dia bisa saja tinggal bersama saudaranya yang lain. Anak itu juga bisa saja diasuh oleh kakek-neneknya jika orang tua mereka sudah meninggal sejak mereka masih kecil.

Pendidikan memang terbatas, sangat sedikit yang bisa bersekolah. Anak-anak rakyat biasa biasanya bekerja di ladang atau membantu merawat adik-adiknya. Sedangkan yang berasal dari keluarga yang agak kaya, ada beberapa dari mereka yang menjadi biarawan-biarawati. Di biara, mereka bisa mendapatkan pendidikan baca dan tulis. Jika berasal dari keluarga yang amat kaya, biasanya akan mendapatkan pendidikan secara privat di rumah.

Para remaja abad pertengahan biasanya juga bekerja diladang, atau juga bisa membantu pekerjaan orang-orang sekitarnya, misalnya membantu memberi makan hewan. Mereka juga bekerja sebagai pelayan di keluarga yang kaya. Atau mereka juga sebagai trainee pandai besi. Rata-rata, mereka tinggal dengan orang yang memperjakan mereka.

Orang-orang abad pertengahan

Inilah mereka, yang hidup di masa abad pertengahan.

1. Raja

Raja atau bangsawan yang memerintah atas suatu daerah. Untuk melindungi daerahnya dari serbuan orang asing, maka dia memberikan kuasa kepada para vassal. Vassal diberikan kekuasaan, sebagai gantinya mereka harus melindungi daerah milik sang raja.

2. Vassal

Vassal diberikan sejumlah tanah dari raja. Tanah itu disebut fiefs. Vassal memiliki kekuasaan atas fiefs mereka, dan bisa sebagai ‘raja kecil’. Bisa saja, ada orang yang menjadi vassal, tetapi juga sekaligus dia adalah seorang raja di tempat lain.

3. Ksatria

Ksatria adalah para petarung yang melindungi suatu wilayah. Ksatria berjanji setia kepada sang raja dan raja juga memberikan wilayah kepada mereka. Tidak sembarangan orang bisa menjadi ksatria, hanya anak-anak dari bangsawan yang bisa. Mereka dicalonkan sebagai ksatria dari usia 7 tahun, dan mendapat berbagai pelajaran dan berbagai ilmu seperti ilmu pedang. Di usia 13-14 tahun, mereka menjadi squires dan mulai berlatih bertempur di atas kuda. Dan pada usia 21 mereka ditahbiskan menjadi ksatria. Upacaranya dengan berlutut di hadapan sang raja, dan berjanji setia, dan raja memberikan mereka gelar sambil menaruh pedang di atas bahunya.

4. Wanita bangsawan

Mereka adalah istri atau anak dari bangsawan. Mereka mengurusi rumah tangga dan mengurusi anak. Mereka juga bisa menolong dan membantu yang sakit. Dalam beberapa kasus, ada juga wanita bangsawan yang bisa mempunyai tanah mereka sendiri, yang merupakan warisan dari suami atau orang tuanya. Wanita bangsawan juga bisa sebagai wakil dari raja atau si bangsawan itu jika mereka sedang tidak ada di tempat. Wanita itu bisa memerintah dan bahkan jika disuruh oleh rajanya, dia bisa mengirimkan ksatria dan prajurit ke medan perang.

5. Uskup(bishop)

Uskup adalah pemimpin gereja, yang berada dibawah kuasa Paus dan Uskup Roma. Uskup rata-rata dari kalangan bangsawan. Uskup membawahi para pastur gereja, biarawan, dan suster dan mengurusi urusan administrasi gereja.

6. Pastur

Pastur yang melakukan berbagai kegiatan rohani di gereja seperti memimpin misa, kotbah.

7. Biarawan dan biarawati

Biarawan dan biarawati adalah pria dan wanita yang menyerahkan seluruh hidup mereka kepada Tuhan dan tinggal di asrama atau biara. Mereka hidup sangat sederhana. Mereka tidak menikah, dan mereka sangat mencurahkan hidupnya untuk Tuhan. Mereka juga bisa sebagai dokter yang menyembuhkan orang sakit dan menolong yang miskin.

8. Friars/bruder

Nama panggilan bagi seorang rohaniwan Katolik. Bruder biasanya termasuk ordo Agustinus, Karmelit, Dominikan, Fransiskan, dan FIC. Perbedaan antara bruder dengan biarawan ialah bahwa para bruder hidup dalam kesederhanaan dan kesajahaan sebagai tanda kebaktian bagi komunitas, berbeda dengan para biarawan yang pekerjaannya hanya berdoa dan bermeditasi saja. Pada abad pertengahan, bruder berkeliling untuk menyebarkan ajaran dan berada langsung di masyarakat.

9. Serf

Kebanyakan, para petani adalah serfs. Mereka tinggal disuatu komunitas kecil yang berada di suatu wilayah yang dipimpin oleh vassal atau raja. Hidup mereka sangat diatur oleh si pemimpinnya, dan mereka tidak bisa pergi dari sana atau menikah tanpa seijin tuan mereka. Serf menanami dan memanen tanah tuan mereka, dan merawat ternak, memotong kayu bakar, bekerja di ladang. Jika serf memiliki cukup uang, mereka bisa membeli kebebasan mereka dan menjadi orang-orang bebas (freeman)

10. Pelayan

Pelayan adalah orang yang bekerja di rumah si penguasa atau bangsawan. Dialah yang melakukan kegiatan seperti memasak, mencuci, mengepel, dan kegiatan rumah tangga lainnya.

11. Pedagang

Mereka adalah pedagang yang berdagang benda-benda seperti hasil alam, garam, besi, kain. Seiring berjalan waktu, barang-barang yang diperjual belikan juga bervariasi.

12. Minstrels

Adalah para penghibur yang berkeliling dari kota ke kota, dalam grup. Rata-rata mereka adalah penyanyi atau pemain musik, tapi mereka juga bisa melakukan aksi lainnya seperti pertunjukan akrobatis, menari, bermain juggling. Minstrel memiliki nama yang menjadi pembeda

Sistem hukum abad pertengahan

Tidak ada polisi dan lembaga hukum saat itu, jadinya masih sangat tergantung pada masyarakatnya.

The Manorial Court (Trial by Jury)

Jika ada yang melanggar hukum, maka si terdakwa itu akan dihadapkan pada tuan tanah sebagai hakim, lalu ada 12 orang juri yang berasal dari warga yang sudah dipilih sendiri juga oleh warga. Para juri itulah yang menentukan bersalah atau tidaknya si terdakwa itu, termasuk hukumannya. Biasanya ini hanya untuk pelanggaran ringan.

The King’s Court (Trial by Ordeal)

Sistem ini dipakai jika pelanggarannya sudah berat sekali. Sang terdakwa akan dihadapkan pada berbagai siksaan dan percobaan yang berat, jika terdakwa itu berhasil lolos dan selamat dari siksaan itu, maka dia tak bersalah.

a. Ordeal by Fire

Sang terdakwa akan dipaksa untuk menggenggam sebatang besi panas,dan terus memegangnya sambil berjalan beberapa langkah. Sebelumnya, tangan mereka akan diperban terlebih dahulu. Beberapa hari kemudian, si terdakwa akan dilihat kembali tangannya. Perban dibuka, dan jika tangannya menunjukan tanda kesembuhan atau sudah sembuh maka dia bersih. Tapi, jika sebaliknya, maka dia bersalah.

b. Ordeal by Water

Terdakwa akan dilemparkan ke dalam air. Jika ia mengapung, dia tidak bersalah. Jika ia tenggelam, maka ia bersalah.

c. Ordeal by Combat

Bertarung sampai mati. Pemenangnya adalah orang yang benar.

Masalah kesehatan dan sanitasi

Ilmu kedokteran memang sempat tak berkembang di masa abad pertengahan. Orang miskin mendapatkan pengobatan seadanya, dan hanya orang2 kaya atau bangsawan yang bisa mendapatkan pengobatan yang sebetulnya. Profesi dokter amat jarang ditemui. Pasien hanya didoakan, tanpa pengobatan dan obat2 yang memadai. Bagi orang2 kaya dan bangsawan, mereka tentu bisa membayar mahal untuk obat2nya, tapi bagaimana dengan kaum miskin? Tentu tidak.

Kebersihan sangat minim pada masa abad pertengahan. Dan toilet pada masa abad pertengahan itu ‘sangat memukau’ dan begitu primitf. Di kastil, kakus terletak sangat dekat dengan ruang tidur, dan diletakan diluar tembok kastil, dan memiliki saluran yang langsung mengarah ke parit atau sungai, selain itu juga, membangun sebuah saluran panjang ke tanah sudah cukup.

Pendidikan

Pendidikan di masa abad pertengahan ini tidak merata kepada seluruh golongan. Hanya beberapa golongan terpelajar, dan sisanya buta huruf dan tak bisa menulis/membaca. Masyarakat biasa tidak mampu membayar biaya untuk pendidikan, dan para pemimpinnya tidak memperdulikan pendidikan rakyat miskinnya.

Bahasa wajib saat abad pertengahan adalah bahasa Latin, walaupun memang tiap-tiap negara mempunyai bahasa mereka masing-masing. Dan bahasa latin cukup sulit untuk dipelajari. Buku-buku teks biasanya memakai bahasa latin, dan bahasa latin hanya diajarkan di biara-biara.

Dan pendidikan masih belum menyentuh kaum wanita. Banyak wanita yang tidak mengerti tulis baca, buta huruf. Mereka biasanya hanya bertugas mendampingi suami dan bekerja pekerjaan dapur. (ada yang mengenal Joan of Arc? Dia adalah salah 1 tokoh abad pertengahan yang cukup terkenal. Gadis sederhana dari keluarga petani yang memenangkan perang itu ternyata buta huruf. Pada saat menulis surat kepada raja perancis saat itu, dia hanya memakai inisial “X” di akhir suratnya, karena tak bisa menulis namanya sendiri)

Situasi ini sempat membaik setelah abad ketigabelas, dimana sekolah-sekolah dan rumahsakit mulai bermunculan di Eropa, sehingga mempermudah informasi tentang kesehatan. Namun, sayangnya, pada abad keempatbelas, Black Death mengguncang Eropa.

Selama abad pertengahan, memang ada hubungan kuat antara kesehatan dan kepercayaan/agama. Pada masa itu, Orang yang sakit parah seperti kusta adalah hukuman dari Tuhan, atau berbagai macam penyakit lainnya adalah karena bekerja sama dengan setan atau menyembah setan.

Kelaparan dan Makanan selama abad pertengahan

Makanan selama abad pertengahan ditentukan oleh kelas sosial seseorang. Makanan seperti daging ayam, angsa, daging sapi, olahan susu dan keju, dan sejumlah besar gandum dan tepung hanya diperuntukan untuk para keluarga bangsawan dan penguasa. Jika tempat tinggalnya dekat dengan perairan, ikan air asin atau tawar juga merupakan menu mereka.

Sedangkan rakyat jelata? Iya, mereka memang mengolah ladang, tapi hasilnya dijual untuk para orang kaya. Hasil uangnya dibelikan gandum hitam dan barley. Air mereka dapatkan dari sumur. Dan minuman seperti ale adalah yang populer kala itu.

Pakaian selama abad pertengahan

Jangan terkecoh. Mungkin kita sering melihat pakaian-pakaian indah dan menawan dari abad pertengahan, tapi itu semua diperuntukan untuk para orang kaya dan bangsawan. Para petani dan rakyat jelata hanya memakai pakaian usang dari wol atau linen.

Pakaian tidak hanya untuk menutup tubuh, tetapi pakaian juga dipakai sebagai pembeda : pria atau wanita, kaya atau miskin, tuan tanah atau petani biarawan-orang awam. Pakaian bisa sebagai penunjuk status sosial si pemakainya itu.

Para prianya memakai tunic sampai dengan batas lutut, sementara para biarawan memakai tunicnya hingga menyentuh lantai. Tunic para bangsawan dan raja juga panjang hingga menyentuh lantai. Tunic itu dipakai untuk acara tertentu. Celana dengan bahan wol kadang dipakai dibalik tunic itu. Para bangsawan memakai celana yang lebih ketat di balik tunic mereka. Celana ketat itu ditenun, sehingga jadinya tidak begitu ketat dan tak begitu pas. Sepatu juga dipakai, jika mampu membelinya atau membuatnya.  Kaum wanitanya memakai tunic hingga sampai pergelangan kaki. Jika mereka mampu, kaum wanitanya juga memakai kain linen di balik tunicnya, dan wol di bagian luarnya. Mereka juga memakai jubah yang terbuat dari wol jika akan berpergian. Biarawatinya juga memakai tunic yang hampir mirip, namun warnanya hitam atau putih saja. Untuk para wanita bangsawan, mereka juga memakai penutup kepala, dan memiliki dahi yang lebar dan tinggi (karena rambut mereka dicabuti demi mendapat dahi tinggi itu) Dahi tinggi dianggap cantik.

Asia

Di India, Kerajaan Gupta runtuh pada tahun 535 dan negeri ini pun terpecah. Pengaruh Hindu dan Buddha menyebar ke Asia bagian tenggara. Sekitar tahun 775, Kerajaan Sriwijaya di Sumatera menaklukkan Semenanjung Malaya. Sementara di Kamboja, dinasti Khmer mendirikan Kerajaan Angkor pada tahun 802. Di Cina, salah satu dinasti terbesarnya, Tang, yang berdiri selama 300 tahun, menghasilkan beberapa karya seni terbaik dalam sejarah Cina. Sejak tahun 960, Tang digantikan oleh Dinasti Song yang berdiri selama 300 tahun. Di tempat lain, sebuah kerajaan Tibet yang kuat berdiri dan runtuh, sementara berbagai negara kaya muncul di Thailand, Vietnam, Jepang, dan Indonesia. Di Asia Tengah, kekuatan para pengembara Turkik dan Mongol berkembang semakin besar.

Australia

Orang Polinesia menduduki pulau-pulau baru di Pasifik, lalu pindah ke Selandia Baru sekitar tahun 900. Di Australia, orang Aborigin tidak disentuh pengaruh luar.

Timur Tengah

Kerajaan Sasanid Persia mencapai puncak kejayaan selama tahun 579. Setelah wafatnya Nabi Muhammad pada 632, kerajaan Islam mulai meluas. Pada tahun 634, orang Arab menaklukkan Persia dan menyingkirkan Kerajaan Sasanid. Namun pada tahun 756, kerajaan Islam itu mulai terpecah. Di akhir abad ke-11, Yerusalem direbut oleh pasukan Perang Salib.

Afrika

Pada tahun 700, seluruh Afrika utara menjadi bagian dari kerajaan Islam. Di Afrika barat, Ghana yang kaya emas menjadi semakin kuat. Berbagai kerajaan dagang lainnya seperti Mali dan Kanem-Bornu mulai berkembang di tanah subur di ujung selatan Gurun Sahara.

Amerika Utara

Sekitar tahun 700, dua kebudayaan kota yang terpisah mulai berkembang di Amerika Utara. Salah satunya adalah kebudayaan Gundukan Kuil di sekitar wilayah Mississippi, yaitu kebudayaan yang memperdagangkan tembaga dan berbagai barang ke seantero benua. Peradaban lainnya adalah kebudayaan pueblo (desa) Anasazi di barat-daya, di mana penduduknya hidup di berbagai pueblobatu yang dihubungkan dengan jalan. Anasazi memiliki agama yang sudah maju. Di tempat lain, banyak suku pribumi Amerika berkembang semakin besar dan kuat, sekalipun mereka masih hidup dari pertanian dan berburu serta tinggal di desa permanen atau masih mengembara. Lebih ke timur-laut, di Newfoundland, orang kulit putih pertama tiba. Orang Viking menetap di sana selama beberapa waktu sekitar tahun 1000.

Amerika Tengah dan Selatan

Sekitar tahun 600-700, kota besar Meksiko, Teotihuacan, mencapai kejayaannya. Teotihuacan dan bangsa Maya yang hidup lebih ke selatan mengalami kemunduran sekitar tahun 750. Namun, kekaisaran negara-kota Maya tetap hidup sepanjang periode ini. Pada 900-1100, orang Toltek yang senang berperang menguasai Meksiko. Lebih ke selatan, di Peru, negara-kota Tiahuanaco di Pegunungan Andes serta Huari di kawasan pantai berkembang dan semakin maju. Tiahuanaco merupakan pendahulu Kerajaan Inca. Pada tahun 1000, Kerajaan Huari digantikan oleh Kerajaan Chimu yang berkembang di sekitar Chan Chan, di Peru utara.

Kebudayaan Identik dengan Kesenian, berikut penjelasannya :

SENI ABAD PERTENGAHAN

Sejarah arsitektur gereja abad pertengahan dimulai pada tahun 313 saat ketika   agama Kristen dinyatakan sebagai agama yang legal.

Setelah Terbebas dari penyiksaan, umat Kristen mulai membangun basilika. Basilika paling bagus dan besar adalah Gereja St. Sophia di Konstantinopel, yang memiliki gaya khas Byzantium. Gaya Byzantium tersebut dalam perkembangan selanjutnya berpengaruh ke daerah-daerah dunia Muslim. Arsitektur Masjid sangat dipengaruhi oleh gaya Byzantium itu. Salah satunya adalah masjid Umar di Yarusalem. Para arsitek di luar Konstantinopel juga mencoba memodifikasikan gaya Byzantium. Salah satu contoh adalah Gereja San Vitale, di Ravena, Italia Utara. Kapel ini semula dimaksudkan untuk mausoleum Karel Agung

Periode Abad Gelap

Selama abad gelap, di Eropa Barat tidak ada gaya khas yang berkembang. Mundurnya peradaban Romawi berakibat pada melemahnya upaya pengembangan gaya arsitektur orisinal. Kaum barbar, baik Jerman, Slav, maupun Finno-Ugria, paling banter hanya bisa membuat imitasi gaya arsitektur Romawi Barat yang tengah merosot itu.

Periode Romanesque

Istilah ini mengacu pada seni yang berkembang di Eropa barat dari sekitar tahun 1000 hingga 1200. Gereja-gereja yang dibangun dengan gaya baru di segala penjuru Eropa barat mengingatkan kembali pada basilika-basilika yang dibangun di Roma pada abad IV, V, dan VI. Itulah sebabnya maka gaya baru ini disebut Romansque.  Salah satu gereja gaya Romanesque yang terkenal adalah katedral Pisa, yang selesai dibangun pada 1093. Contoh lain dari bangunan gaya Romanesque yang perlu dicatat adalah gereja biara Cluny. Gereja ini diresmikan pada 1131. Gereja Cluny merupakan gereja yanh sangat besar dan megah.

Arsitektur Gothik

Istilah gothik mengacu pada seni –arsitektur, lukis, dan pahat – tiga abad terakhir zaman pertengahan. Istilah ini berasal dari para penulis akhir Abad Pertengahan yang lebih menaruh perhatian pada kebudayaan Yunani-Romawi daripada kebudayaan abad pertengahan sendiri. Arsitektur gothik adalah kreasi para genius abad pertengahan. Sebagai gaya dalam seni, gaya Gothik ini adalah lebih baik jika diperbandingkan dengan gaya-gaya lainnya. Pengaruh arsitektur Gothik lebih luas daripada gaya Romanesque. Perbedaan utama antara gaya ini adalah bahwa gaya Gothik serba lancip, sedangkan Romanesque serba bundar.  Arsitektur Gothik pertama-tama berkembang di Prancis tengah, terutama di daerah sekitar Paris. Abad XIII merupakan puncak perkembangan arsitektur Gothik . selama masa pemerintahan Raja Louis IX (1226-1270) bermunculanlah karya-karya besar seperti katedral-katedral di Reims, Amiens, Paris, Beauvais, dan yang terbagus adalah katedral Sainte Chapelle, yang berhadapan dengan Notre Dame di Paris. Meskipun arsitektur Gothik pada mulanya muncul di sekitar Paris, ini tidak berarti bahwa gaya ini semata-mata milik Prancis. Arsitektur ini tetap dianggap sebagai hasil dari semangat Kristianitas, karena kristen merupakan agama yang merambah seluruh kawasan Eropa barat.

Dekorasi Gothik

Ide-ide Gothik bukan hanya tampak pada gaya arsitektur, tetapi juga pada dekorasi seni patung, lukis, hiasan, serta pada setiap bentuk seni kerajinan, termasuk kerajinan yang terbuat dari besi. Motif atau corak dekorasi yang mengandung pesan ajaran kristen. Telah lama gereja menampakkan imaji-imaji tentang Allah Bapa, Kristus, Perawan Maria, para tokoh suci serta malaikat. Penampakan imaji-imaji itu dimaksudkan untuk mendorong semangat keagamaan umat Kristen.

Seni Pahat: Romanesque dan Gothik

Pahatan menggambarkan peristiwa-peristiwa dalam kehidupan Kristus serta para santo banyak dijumpai di gereja-gereja. Selama masa Romanesque penggambaran peristiwa-peristiwa tersebut kurang tampak hidup. Hasilnya, seni pahat Romanesque tidak tampak naturalistik. Lain halnya dengan para pemahat Gothik. Sebelum memahat, mereka pahat secara cermat dan naturalistik. Mereka amati kedetilan lekuk-lekuk anatominya. Barulah mereka mulai memahat. Satu hal yang khas dalam seni pahat Gothik adalah penampilannya yang kaku.

Seni Lukis

Tembok yang rata biasnya dihiasi dengan fresco – gambar yang dilukis dengan air kapur berwarna yang dipakai pada gips yang basah, sesuai dengan sketsa karbon yang telah dirancang.  Bentuk lukisan terbaik sebelum tahun 1300 adalah karya para miniaturis. Para miniaturis Irlandia terkenal sebagai ilustator yang piawai, yang membuat hiasan-hiasan yang begitu indah dan kompleks pada buku-buku para biarawan. Karya-karya mereka mencapai puncak perkembangannya selama periode Gothik.

Seni Lukis Italia

Karena gaya Gothik merupakan produk Eropa utara, pengaruhnya tidak begitu kuat di Italia. Para seniman Italia cenderung tetap mempertahankan metode-metode dan konsepsi-konsepsi lama, yang disebut Greek (Yunani) atau Byzantine (Byzantium). Sama seperti para penganut naturalisme Gothik, para seniman Italia pada mulanya juga lebih senang menciptakan lukisan-lukisan tentang alam, seperti binatang, tumbuhan, bunga, dan sebagainya. Oleh karena itu ketika mereka harus membuat lukisan tentang manusia, hasilnya tampak kaku, dan tidak riil. Dengan kata lain, mereka bersikap tradisional. Para seniman Italia yang pertama-tama menunjukkan perubahan sikap terhadap komposisi warna, anatomo, pencahayaan, bayangan, dan animasi adalah Cimabue (1302) dan muridnya, Giotto (1336) mereka adalah seniman Florence (Firenze). Karya terbesar Giotto dapat kita lihat di Arena Chapel katedral Padua dan Bardi Chapel Gereja Santa Croce di Florence. Para pelukis sesudah Giotto cenderung sebagai epigon-epigonnya. Mereka hanya bisa mengikuti model-model yang telah dirintis Giotto, tetapi tak mampu menandinginya.

Seni Pahat Italia

Seni pahat, seperti halnya seni lukis, mengalami serangkaian perubahanyang sangat berarti dalam abad XIV. Sebelum tahun 1300, pahatan-pahatan yang menggambarkan manusi tampak kaku. Karya-karya itu sebagian besar adalah hasil kerja para seniman penganut model Yunani.  Ayah dan anaknya yang bernama Niccola dan Giovanni Pisano menghasilkan pahatan-pahatan pada mimbar besar di katedral-katedral di Pisa, Siena, dan Pistoia. Karya-karya ini sudah menunjukkan semangat Gothik. Giotto, selaim pelukis, adalah juga pemahat. Pengaruhnya dalam dunia seni pahat tidak kalah besarnya dengan pengaruhnya dalam dunia seni rupa. Ketenaranya antara lain karena karya-karya pahatannya pada panel-panel rendah, yang ia rancang untuk menghiasi menara lonceng Gereja Santa Maria dan Katedral Florence. Panel-panel karya Giotto tersebut tampak sederhana. Tetapi justru karena itu, karya-karya tersebut mengundang banyak perhatian. Dan sejak saat itulah para pemahat meninggalkan metode penggambaran yang serba semarak.

Seni Lukis Flanders

Di Eropa Utara, perintis inovasi dalam dynia seni Lukis adalah para seniman Flanders.  Hubert dan Jan van Eyck bersaudara menunjukkan inovasi itu pada karya-karya miniatur mereka yang menjadi ilustrasi pada buku-buku agama. Inovasi lainnya yang dipelopori Van Eyck bersaudara ini adalah penggunaan cat minyak dalam melukis. Kapan tepatnya perintisan inovasi ini dimulai sebenarnya masih kabur. Setelah Van Eyck bersaudara, pelukis lainnya yang perlu dicatat adlah Rogier van der Weyden (1464). Ia memiliki kemampuan yang luar biasa dalam menggambarkan insiden-insiden dramatis, dan mampu membangkitkan emosi yang pedih. Seniman lukis Flanders lainnya lagi yang perlu dicatat adalah Hans Memling (1494. Ia berasal dari Bruges. Ciri khas dari karyanya adlah sentuhan yang halus dan sentimentil.

Seni Pahat Flanders

Seni pahat Flanders, seperti halnya seni lukisnya, mencapai puncak perkembangannya pada awal abad XV. Ciri khas yang menonjol yang dapat kita amati dalam karya-karya besar yang ada adalah mencuatnya gagasan-gagasan naturalisme, idealisme religius, dan corak penderitaan yang pedih. Seniman pahat Flanders yang terkemuka adalah Claus Sluter, yang berkerja pada istana Duke Philipe di Burgundia. Sluter ditugasi untuk mendekorasi biara Carthuisan di Champmol, dekat Dijon, yang dipersembahkan sebagai mausoleum para pangeran Burgandia.

Seni Musik Abad Pertengahan

Seperti halnya dengan seni lukis, pahat, dan arsitektur, seni musik abad pertengahan diabadikan untuk gereja. Lagu-lagu dan tari-tarian rakyat sudah barang tentu tetap ada. Namun, karena sebagian besar bukti karya-karya populer itu sudah lenyap, maka kita tidak dapat merekontruksikannya dengan baik. Bahkan musik Yunani dam Romawi telah dilupakan orang. Kreasi seni seorang seniman musik cenderung dilupakan begitu sang seniman tiada. Apalagi seni musik kuno, entah Yahudi, dan Romawi, yidak tertulis, sehingga cepat hilang. Demikian jugalah seni musik populer atau seni musik rakyat abad pertengahan. Meskipun begitu kita tidak boleh berasumsi bahwa abad pertengahan tidak mengenal musik rakyat semacam itu, hanya kaarenaa bukti-bukti historis yang kita dapatkan semata-mata berkaitan dengan musik gereja.  Liturgi atau kebangkitan gereja banyak menggunakan musik. Pada mulanya para pemimpin gereja tidak suka menggunakan musik dalam kebangkitan keagamaan. Alasan utamanya adalah karena musik telah menjadi bagian dalam ritus-ritus kaum kafir, pertunjukan-pertunjukan gladiator, maupun hiburan-hiburan tak bermorak dalam masyarakat kafir.  Namun, meski betapa kerasnya sikap para pemimpin gereja, secara perlahan-lahan musik menyelinap masuk ke dalam gereja. Inovasi dalam seni musik banyak bermunculan saat puncak abad pertengahan tiba. Guido d’Arezzo (1050) melengkapi sistem notasi yang telah dikembangkan pada masa itu. Ia menggunakan lima garis paralel yang di atasnya terdapat not-not balok untuk menandai pola titinada. Organ adalah alat musik yang paling penting dalam abad pertengahan. Alat musik ini telah diketemukan jauh sebelumnya. Selain alat musik tiup, alat musik bersenar juga digunakan. Oarang Yunani kuno telah mengenal alat musik bersenar yang disebut cithara. Alat ini dimainkan dengan jari.

Begitu banyak aspek kehidupan akhir abad pertengahan yang menjadi sumber inspirasinya para seniman Gothik. Dan begitu eratnya kaitan antara kreasi-kreasi kesenimanan mereka dengan apa yang menjadi puncak-puncak peradaban Abad pertengahan, sehingga periode ini kemudian lazim disebut  Zaman Gothik

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s