Euforia Nasionalisme : Strategi Membangun Kebanggaan Bangsa

Nama               : Firli Dimas Adhiguno

NPM                 : 32412975

Kelas                : 2ID02

Mata Kuliah     : Ilmu Sosial Dasar (softskill)

Dosen               : Mei Raharja

 

Euforia pada dasarnya adalah perasaan gembira yang berlebihan. Perasaan seperti itu sangat mudah rusak oleh kekecewaan. Bila sudah kecewa, perasaan gembira itu berbalik menjadi kemarahan yang berlebihan, menutup rasa syukur, dan kemudian mendorong kita untuk melakukan aksi kekerasan.

Selain itu, euforia dapat membuat kita menjadi sauvinis, yakni orang yang mencintai tanah air dan bangsa sendiri secara berlebihan. Para sauvinis hobi menghina bangsa lain yang menjadi pihak lawan. Hal ini terjadi misalnya pada saat pertandingan grup antara Indonesia dan Malaysia, di mana lagu kebangsaan Malaysia saat itu tidak mendapat penghormatan yang layak.

Keanekaragaman masyarakat Indonesia merupakan realitas obyektif yang tidak dapat dipungkiri, sunatullah. Keanekaragaman masyarakat dan budaya Indonesia tercermin dengan adanya keragaman agama, etnik, bahasa dan budaya, muncul karena dipengaruhi oleh beberapa faktor, yaitu wilayah geografis, latar belakang historis, dan psikologis.

Keanekaragaman ini di satu sisi akan memberi warna positif pada sistem nilai budaya bangsa apabila terwujud dalam bentuk interaksi yang saling melengkapi, tetapi di sisi lain dapat menjadi sumber konflik apabila tidak dipahami dengan baik, apalagi menjadikannya sebagai suatu kesatuan/unit dalam  berkompetisi untuk memperebutkan sumberdaya ekonomi dan politik.

Dengan demikian, kemajemukan masyarakat Indonesia tidak mungkin dinegosiasikan. Konsepsi Bhinneka Tunggal Ika adalah representasi normatif yang menjadi acuan dalam mengelola kemajemukan sehingga kemajemukan tersebut menjadi kekuatan bangsa.

Apabila rakyat Indonesia benar-benar nasionalis, saya rasa keadaan negara ini akan lebih baik dari sekarang. Tidak ada itu tawuran, demonstrasi dengan aksi kekerasan, serta pengrusakan atau pencurian fasilitas umum, sebab semua itu jelas cuma merugikan negara. Di samping itu, bila para pejabat yang mendukung kemajuan negara ini benar-benar nasionalis, mereka akan lebih mengutamakan kepentingan masyarakat daripada kepentingan pribadi, fokus memajukan bangsa dan negara, tidak hanya fokus bergaya hidup mewah.

Contohnya dalam kesuksesan Timnas Indonesia U-19 di partai penyisihan group AFF U-19 Championship 2013 membahagiakan seluruh rakyat Indonesia. Kita berharap kemenangan ini menjadi suatu kebanggaan bagi Indonesia. Kemenangan ini merupakan nikmat bagi kita semua. Semoga bisa dijadikan momentum bagi kemajuan per sepakbolaan Indonesia. Kita berbahagia karena 22 tahun tidak pernah mengecap gelar juara.
Marilah kita mengoisi euphoria kemenangan ini dengan hal yang positif dan lebih mendukung pada orang-orang berbakan di negeri ini sebagai rasa nasionalisme kita.

Pada dasarnya nasionalisme adalah paham untuk mencintai bangsa dan negara sendiri. Jadi, orang yang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi akan berusaha berbuat kebaikan untuk negaranya tercinta.

Menurut saya, nasionalisme tidak seperti itu, bila benar kita mencintai negara ini, hal-hal seperti perusakan dan pelecehan kepada negara lain tidak perlu terjadi, karena justru merugikan negara serta mencoreng nama bangsa. Pasti ada langkah lain yang lebih kalem namun positif dan efektif.

Bila memang memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi, maka kita akan selalu mendukung timnas, baik ketika timnas sedang terpuruk maupun sedang berjaya. Tidak kemudian memuja-muja timnas ketika menang, namun berbalik mencela ketika kalah. Menurut saya, hal seperti itu bukanlah nasionalisme sejati.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s